Rafly Wiryo Navianto

kelas andress ipv4

kelas andress ipv4

Kelas - Kelas IP Address ( IPv4)


Menyambung post kemarin tentang Pengertian IP Address, berikut adalah pembagian kelas IP  dan jangkauannya untuk setiap kelas. Sebaiknya baca dulu post sebelumnya tentang Pengertian IP Address di bagian penulisan IP Address sebelum melanjutkan membaca.


  • Angka Pengenal Kelas IP dan Kelasnya :

1.    Kelas A : Dari 0  sampai  127
2.    Kelas B : Dari 128 sampai 191
3.    Kelas C : Dari 192 sampai 223
4.    Kelas D : Dari 224 sampai 239
5.    Kelas E : Dari 240 sampai 255

  • Jangkauan alamat dari setiap kelas IP :
1.    Kelas A : 0.0.0.0 sampai 127.255.255.255
2.    Kelas B : 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255
3.    Kelas C : 192.0.0.0 sampai 223.255.255.255
4.    Kelas D : 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255
5.    Kelas E : 240.0.0.0 sampai 225.255.255.255


  • Penggunaan IP Address per kelasnya

Kelas Alamat IP
Oktet pertama (Desimal)
Oktet pertama (Biner)
Digunakan oleh
Kelas A
1–126
0xxx xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala besar
Kelas B
128–191
1xxx xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar
Kelas C
192–223
110x xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala kecil
Kelas D
224–239
1110 xxxx
Alamat multicast (bukan alamat unicast)
Kelas E
240–255
1111 xxxx
Direservasikan;umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)

jenis jenis ipv4

Jenis-jenis alamat IPv4

Jenis-jenis alamat IPv4

Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:
  • Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
  • Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
  • Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.


    1. Alamat Unicast
    • Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik, yang disebut dengan alamat unicast (unicast address). Alamat unicast disebut sebagai alamat logis karena alamat ini merupakan alamat yang diterapkan pada lapisan jaringan dalam DARPA Reference Model dan tidak memiliki relasi yang langsung dengan alamat yang digunakan pada lapisan antarmuka jaringan dalam DARPA Reference Model. Sebagai contoh, alamat unicast dapat ditetapkan ke sebuah host dengan antarmuka jaringan dengan teknologi Ethernet, yang memiliki alamat MAC sepanjang 48-bit.
    • Alamat unicast inilah yang harus digunakan oleh semua hostTCP/IP agar dapat saling terhubung. Komponen alamat ini terbagi menjadi dua jenis, yakni alamat host (host identifier) dan alamat jaringan (network identifier).
    • Alamat unicast menggunakan kelas A, B, dan C dari kelas-kelas alamat IP yang telah disebutkan sebelumnya, sehingga ruang alamatnya adalah dari 1.x.y.z hingga 223.x.y.z. Sebuah alamat unicast dibedakan dengan alamat lainnya dengan menggunakan skema subnet mask.
        



     2. Alamat Multicast 
    • Alamat IP Multicast (Multicast IP Address) adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak penerima. Dalam sebuah intranet yang memiliki alamat multicast IPv4, sebuah paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan diteruskan oleh router ke subjaringan di mana terdapat host-host yang sedang berada dalam kondisi "listening" terhadap lalu lintas jaringan yang dikirimkan ke alamat multicast tersebut. Dengan cara ini, alamat multicast pun menjadi cara yang efisien untuk mengirimkan paket data dari satu sumber ke beberapa tujuan untuk beberapa jenis komunikasi. Alamat multicast didefinisikan dalam RFC 1112.
    • Alamat-alamat multicast IPv4 didefinisikan dalam ruang alamat kelas D, yakni 224.0.0.0/4, yang berkisar dari 224.0.0.0 hingga 224.255.255.255. Prefiks alamat 224.0.0.0/24 (dari alamat 224.0.0.0 hingga 224.0.0.255) tidak dapat digunakan karena dicadangkan untuk digunakan oleh lalu lintas multicast dalam subnet lokal.

    3. Alamat Broadcast

    • Alamat broadcast untuk IP versi 4 digunakan untuk menyampaikan paket-paket data "satu-untuk-semua". Jika sebuah host pengirim yang hendak mengirimkan paket data dengan tujuan alamat broadcast, maka semua node yang terdapat di dalam segmen jaringan tersebut akan menerima paket tersebut dan memprosesnya. Berbeda dengan alamat IP unicast atau alamat IP multicast, alamat IP broadcast hanya dapat digunakan sebagai alamat tujuan saja, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.
    • Ada empat buah jenis alamat IP broadcast, yakni network broadcastsubnet broadcastall-subnets-directed broadcast, dan Limited Broadcast. Untuk setiap jenis alamat broadcasttersebut, paket IP broadcast akan dialamatkan kepada lapisan antarmuka jaringan dengan menggunakan alamat broadcastyang dimiliki oleh teknologi antarmuka jaringan yang digunakan. Sebagai contoh, untuk jaringan Ethernet dan Token Ring, semua paket broadcast IP akan dikirimkan ke alamat broadcast Ethernet dan Token Ring, yakni 0xFF-FF-FF-FF-FF-FF.

    perbedaan ipv4 dengan ipv6

    Perbedaan IPv4 dengan IPv6, Kelebihan dan Keuntungan Menggunakan IPv6

    IPv4 (Internet Protokol v4) didefinisikan oleh The Internet Engineering Task Force (IETF) adalah versi pertama protokol internet yang digunakan pada tahun 1981, Menggunakan Versi 4 karena telah dilakukan 4 kali revisi pada sistem ini, Protokol ini digunakan untuk melakukan komunikasi antar komputer. IPv4 ditetapkan dengan panjang 32 bitIPv4 memungkingkan 232 IP yang berarti sekitar 4,294,967,296 Prokol komputer dapat terhubung ke internet.
    Meskipun Alamat IPv4 cukup besar dalam jumlah 32 bit, tetapi alokasi dan penggunaan tidak cukup efisien untuk menahan pertumbuhan lalu lintas internet. Pertumbuhan masa depan internet dipetaruhkan, Karena alokasi Ipv4 yang sangat terbatas dan alokasi yang sudah hampir habis.
    Mengapa IPv6 bukan IPv5, pada tahun 1980-an, IPv5 digunakan sebagai Protokol Percobaan dan sampai saat ini tidak pernah digunakan, IPv5 biasanya disebut sebagai Protokol Streaming, Jadi Penerus Langsung dari IPv4adalah IPv6.
    IPv6 (Internet Protokol v6) dikembangkan sejak tahun 1998, Alamat dalam IPv6 ditetapkan 128 bit sehingga alamat IP lebih banyak dan dapat dialokasikan untuk komputer serta perangkat lain yang terhubung ke internet. Keuntungan digunakannya IPv6 karena menggunakan 128 bit, Jadi IPv6 dapat menampung triliun alamat.
    Berikut ini Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6 ;
                                  IPv4                              IPv6
    Panjang alamat 32 bit.Panjang alamat 128 bit.
    Konfigurasi secara manual atau DHCPBisa menggunakan address autoconfiguration
    Dukungan terhadap IPsec OpsionalDukungan terhadap IPsec Dibutuhkan
    Checksum termasuk pada HeaderChecksum tidak masuk dalam Header
    Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk  menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layerARP Request diganti oleh Neighbor Solitcitation secara multicast
    Untuk Mengelola grup pada subnet lokal digunakan Internet Group Management protocol (IGMP)IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD)
    Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja routerFragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim
    Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.Paket Link Layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte
    Kelebihan Ipv6 dan sebagai solusi yang terdapat dalam IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi, berikut ini Kelebihan-kelebihan menggunakan IPv6 ;
    1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
    2. Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
    3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
    4. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya. 
    Bagian IP andress berdasarkan fungsinya

    Bagian IP andress berdasarkan fungsinya


    IP AddressIP Address (internet protocol address) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi IPv4 dan angka 128 bit digunakan untuk IP Address versi IPv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP.
    IP Address tersebut memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.

     

    Apa Fungsi IP Address

    1. IP Address digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan
      Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. Dalam jaringan komputer pun berlaku hal yang sama yaitu alamat IP Address yang unik tersebut akan digunakan untuk mengenali sebuah komputer atau device pada jaringan.
    2. IP Address digunakan sebagai alamat lokasi jaringan
      Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.


    Jenis IP Address

    1. IP versi 4 (IPv4)

      Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6.
    2. IP versi 6 (IPv6)

      IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan IPv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah IPv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuanya yang jauh lebih besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.

      Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.

      Perbandingan IP Address versi 4 dan 6


    Pembagian Kelas IP Address

    IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP Address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP Address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.
    IP Address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP Address kelas A jaringan. IP Address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP Address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental.
    Pembagian kelas-kelas IP Address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address Setiap IP Address selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas Host dalam suatu jaringan). Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer yang lain.
    IP Address version 4 Class

    • Kelas A
      Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)

      Bit Pertama : 0

      Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)

      Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)

      Oktet pertama : 0 – 127

      Range IP Address : 1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)

      Jumlah Network : 126

      Jumlah IP Address : 16.777.214

      IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. cara membaca IP Address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6
    • Kelas B
      Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)

      2 bit pertama : 10

      Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)

      Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)

      Oktet pertama : 128 – 191

      Range IP Address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx

      Jumlah Network : 16.384

      Jumlah IP Address : 65.534

      Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host.
    • Kelas C

      Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)

      3 bit pertama : 110

      Panjang Net ID : 24 bit (3 oktet)

      Panjang Host ID : 8 bit (1 oktet)

      Oktet pertama : 192 – 223

      Range IP Address : 192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx

      Jumlah Network : 2.097.152

      Jumlah IP Address : 254

      Host ID adalah 8 bit terakhir, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP Address Tiga bit pertama IP Address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir.
    • Kelas D

      Format : 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm

      4 Bit pertama : 1110

      Bit multicast : 28 bit

      Byte Inisial : 224-247

      Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast

      Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP Address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.
    • Kelas E

      Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr

      4 bit pertama : 1111

      Bit cadangan : 28 bit

      Byte inisial : 248-255
    topologi jaringan

    topologi jaringan

    Topologi Jaringan: Pengertian, Jenis, dan Gambar Topologi Jaringan

    Pengertian Topologi Jaringan Komputer

    Apa itu topologi jaringan? Pengertian Topologi Jaringan komputer adalah metode atau cara yang digunakan agar dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun nirkabel (tanpa kabel).
    Pada pelaksanaannya, ada beberapa macam topologi jaringan komputer yang digunakan sesuai dengan skala jaringan, tujuan, biaya, dan penggunanya. Beberapa macam topologi jaringan tersebut adalah topologi ring, topologi bus, topologi star, topologi mesh, dan topologi tree.
    Masing-masing jenis topologi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga dalam penggunaannya harus benar-benar memperhatikan peruntukkannya.

    Pengertian Topologi Jaringan Menurut Para Ahli

    Beberapa ilmu di bidang teknologi informasi (baca: Pengertian Teknologi Informasi) pernah menjelaskan tentang pengertian topologi jaringan komputer tersebut, diantaranya adalah:

    1. Zymon Machajewski

    Menurut Zymon Machajewski pengertian topologi jaringan adalah seperangkat komputer yang saling terhubung secara bersamaan satu dengan lainnya dengan tujuan utama, yakni untuk saling berbagi sumberdaya. Internet adalah salah satu sumberdaya yang saat ini banyak digunakan di dalam suatu jaringan komputer.

    2. Jafar Noor Yudianto

    Menurut Jafar Noor Yudianto pengertian topologi jaringan adalah suatu sistem yang terdiri atas sebuah beberapa komputer yang didesain untuk bisa saling berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan bisa mengakses informasi (peramban web).

    3. Umi Proboyekti

    Menurut Umi Proboyekti pengertian topologi jaringan adalah suatu sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melakukan tugasnya. Contoh, dua buah komputer dapat dikatakan terhubung jika keduanya bisa saling bertukar informasi. Bentuk koneksi tersebut bisa melalui: kawat tembaga, fiber optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.

    4. Abdul Kadil

    Menurut Abdul Kadil pengertian topologi jaringan adalah suatu hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) atau lebih yang tujuan utamanya yaitu untuk melakukan pertukaran data.

    5. Izaas El Said

    Menurut Izaas El Said definisi topologi jaringan komputer adalah sebuah sistem dimana terdapat beberapa komputer yang saling terhubung, agar bisa saling berbagi informasi dan juga sumber daya yang dimilikinya.

    6. Budhi Irawan

    Menurut Budhi Irawan pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.

    7. Kristanto

    Menurut Kristanto pengertian topologi jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling terhubung satu sama lain, dengan memakai satu protokol komunikasi sehingga semua komputer yang saling terhubung tersebut bisa berbagi informasi, program, sumber daya dan juga bisa saling menggunakan perangkat keras lainnya secara bersamaan, misalnya printer, harddisk, lain-lain.

    Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Gambarnya

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada beberapa macam topologi jaringan komputer yang sering digunakan. Berikut ini adalah pengertian macam-macam topologi jaringan komputer beserta gambarnya, serta penjelasan kelebihan dan kekurangan topologi jaringan komputer tersebut:

    1. Topologi Ring

    Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.
    Pengertian Topologi Ring
    Gambar Topologi Ring

    Kelebihan Topologi Ring

    • Biaya untuk instalasinya murah
    • Performa koneksi cukup baik
    • Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
    • Implementasinya mudah dilakukan

    Kekurangan Topologi Ring

    • Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
    • Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
    • Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah
    Selengkapnya baca: Pengertian Topologi Ring

    2. Topologi Bus

    Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Pada umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada installasi jaringan berbasi kabel coaxial.
    Topologi bus memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.
    Pengertian Topologi Bus
    Gambar Topologi Bus

    Kelebihan Topologi Bus

    • Kemudahan dalam penambahan client atau workstation baru
    • Mudah digunakan dan sangat sederhana
    • Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit

    Kekurangan Topologi Bus

    • Sering terjadi tabrakan arus data
    • Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
    • Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
    • Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan terganggu.
    Selengkapnya baca: Pengertian Topologi Bus

    3. Topologi Star

    Topologi star atau disebut juga dengna topologi bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.
    Pengertian Topologi Star
    GambarTopologi Star

    Kelebihan Topologi Star

    • Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah
    • Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
    • User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
    • Lebih fleksibel

    Kekurangan Topologi Star

    • Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
    • Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah
    • Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.

    4. Topologi Mesh

    Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan pada topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.
    Pengertian Topologi Mesh
    Gambar Topologi Mesh

    Kelebihan Topologi Mesh

    • Bandwidth limit nya cukup besar
    • Security data pada topologi ini sangat baik
    • Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak

    Kekurangan Topologi Mesh

    • Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak
    • Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
    • Installasinya sangat rumit

    5. Topologi Tree

    Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.
    Pengertian Topologi Tree
    Gambar Topologi Tree

    Kelebihan Topologi Tree

    • Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
    • Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih mudah

    Kekurangan Topologi Tree

    • Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
    • Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
    • Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
    • Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah
    Baca juga: Pengertian Topologi Tree

    6. Topologi Peer to Peer

    Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer memakai satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data.
    Pengertian topologi peer to peer
    Gambar Topologi Peer to Peer

    Kelebihan Topologi Peer to Peer

    • Biaya installasi sangat murah
    • Proses installasi mudah
    • Setiap komputer dapat berperan sebagai server atau client

    Kekurangan Topologi Peer to Peer

    • Topologi ini sangat sulit dikembangkan
    • Security dalam topologi ini sering bermasalah
    • Proses troubleshooting termasuk rumit
    Baca juga: Pengertian Topologi Peer to Peer

    7. Topologi Linier

    Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.
    Pengertian topologi linier
    Gambar Topologi Linier

    Kelebihan Topologi Linier

    • Mudah dikembangkan
    • Penggunaan kabel sedikit
    • Tata letak topologi linier sederhana dan mudah
    • Topologi ini tidak membutuhkan kendali sentral

    Kekurangan Topologi Liner

    • Kepadatan trafik data cukup tinggi
    • Security data tidak terjamin
    Baca juga: Pengertian Topologi Linier

    8. Topologi Hybrid

    Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan membentu jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.
    Pengertian Topologi Hybrid
    Gambar Topologi Hybrid

    Kelebihan Topologi Hybrid

    • Topologi ini sifatnya fleksibel
    • Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah

    Kekurangan Topologi Hybrid

    • Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit
    • Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
    • Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal
    Back To Top